Manfaat Kubis Untuk Kanker

0 Komentar
Kubis Untuk Kanker
Kubis merupakan sayuran yang paling mudah kita jumpai. Kubis juga diyakini sebagai salah satu tanaman sayuran tertua dan berasal dari Asia dan Mediterania. Harga kubis juga sangat terjangkau sehingga tidak ada alasan lag untuk tidak membeli kubis. Simak manfaat dan nutrisi yang ada daam kubis di bawah ini :

Vitamin
Mengonsumsi kubis secara teratur dapat meningkatkan vitamin C secara optimal. Kubis merupakan sumber vitamin A, vitamin K, vitamin B6 dan folat.


Mineral
Kubis rendah sodium. Sayuran ini juga kaya mineral mangan, kalsium, kalium dan zat besi.

Karbohidrat, serat dan protein
Kubis juga relatif rendah di kedua karbohidrat dan protein. Setengah cangkir kubis mentah memiliki 2 gr karbohidrat, 1 gr serat dan 0 g protein.

Manfaat kubis:
Pencernaan
Kubis kaya akan serat makanan, mendukung kinerja yang optimal dari sistem pencernaan. Kubis membersihkan perut dan usus.

Antioksidan
Kubis secara luas diakui sebagai sumber yang kaya antioksidan. Antioksidan meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit dan menangkap radikal bebas yang dapat merusak sel-sel sehat.

Imunitas
Kubis kaya akan berbagai fitonutrien, yang membantu mendukung sistem kekebalan tubuh.

Anti-inflamasi
Berbagai nutrisi dalam sayuran ini populer memiliki sifat anti-inflamasi. Ini membantu untuk menyembuhkan luka bakar, lecet, disengat serangga atau infeksi. Caranya lumatkan kubis dan aplikasikan pada tubuh yang terluka.

Anti Karsinogenik
Kubis memiliki senyawa bernama sulforaphane yang melindungi sel dari serangan karsinogenik. Kubis membantu mengobati kanker usus besar, lambung, paru-paru, payudara dan ovarium.

Cara pengolahan:
  • Pertahankan nilai gizi kubis dengan memilih kubis yang masih baik. Kubis yang robek kemungkinan vitamin C di dalamnya akan berkurang
  • Jangan mencuci atau memotong kubis jika tidak digunakan karena dapat menghilangkan nutrisinya.
  • Bisa dijadikan bahan tambahan untuk jus sayuran
  • Sebaiknya dikonsumsi mentah agar nutrisinya tidak lenyap.

Yuk, mulai sekarang rajin mengonsumsi kubis

Tinggalkan Komentar:


0 komentar